Inilah Permainan Anak Indoor Dan Cara Memainkannya

permainan anak indoor

Permainan yang sarat akan pesan moral dan perkembangan mental anak melalui permainan anak indoor tentunya harus dilakukan sesuai aturan mainnya. Jika tidak maka anak akan bingung dan maksud dari permainan tersebut tidak akan tercapai. Misalnya permainan membawa kelereng secara estafet. Anak harus memahami bahwa kesabarannya diperlukan dalam mendistribusikan kelereng secara estafet dengan resiko kelereng akan lebih mudah jatuh saat estafet dilakukan. Hal ini tentu tak akan terjadi karena akan lebih mudah jika kelereng dibawa sendiri oleh anak hingga ke garis finish. Namun justru pesan akan kerjasama serta kehati-hatian lah yang ingin ditanamkan lewat permainan ini.

Mari lihat beberapa permainan berikut  ini yang dilakukan secara indoor beserta cara melakukannya :

  1. Gambar rahasia

Pasangkan anak menjadi dua anak. Pada permainan anak indoor  jenis ini, Anak yang pertama duduk dengan membelakangi anak kedua. Anak kedua menuliskan sesuatu dengan benda tumpul pada punggung anak pertama. Anak pertama menebak apa yang telah digambar. Dianjurkan agar anak membuat gambar yang mudah saja. Atau dapat membuat satu huruf atau satu angka saja. Anak kedua dapat memberikan petunjuk dengan menyebutkan bahwa gambar yang dibuat terkait angka atau huruf. Hingga anak pertama tersebut dapat lebih mudah menebaknya.

  1. Pesan di kepala

Permainan ini juga dilakukan secara berpasangan. Anak pertama dipakaikan sebuah topi yang terdapat cukup space untuk menuliskan sebuah kata singkat. Anak kedua bertugas menuliskan kata yang harus ditebak dengan memberi petunjuk-petunjuk seperlunya. Sebelumnya anak kedua memberikan petunjuk akan kata yang ingin dituliskan. Anak kedua boleh memperagakan dengan bahasa tubuhnya namun tidak boleh mengeluarkan suara. Kemahiran anak kedua dalam memperagakan bahasa tubuhnya adalah kunci dari permainan anak indoor ini.  Namun anak pertama tersebut haruslah dapat menjawab sesuai waktu yang disediakan. Dan jawaban anak tersebut jika salah maka tak boleh lebih dari 10 kali. Hal ini membuat anak harus berpikir matang sebelum dia mengucapkan tebakannya.

  1. Bermain peraga

Dengan menggunakan remote tv dan sejenisnya, yang dapat difungsikan sebagai microphone, maka anak diminta menjelaskan arti gambar yang ditunjukkan lewat sebuah kartu oleh temannya. Misalnya temannya memberikan ia gambar perawat. Maka anak harus mampu menjelaskan makna gambar tersebut, apa tugas perawat dsb. Hal ini sangat melatih anak dalam publik speaking juga melatih anak akan telling story. Setelah itu peran akan diganti dengan anak yang menunjukkan kartu yang dipilih secara acak. Ia harus gantian menebak makna gambar yang ditunjukkan oleh temannya. Anak harus siap dengan segala kemungkinan kartu yang harus dijelaskan.

Demikianlah permainan anak indoor yang dapat dipraktekkan pada sekolah-sekolah anak dan semoga dapat menambah referensi permainan di sekolah anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *